06 September 2010 03:19
Navigation
Main Menu
· Profil
· Visi Misi
· Prestasi
· Data Guru
Sub Menu
· Galeria
· Artikel
· Mars SMPN 3 Tangsel
Users Online
· Guests Online: 2

· Members Online: 0

· Total Members: 467
· Newest Member: raka
YUI LOVER
Mp3 Player
Ads
hosting murah

Treasure Island - Aria Asia

Banyak Guru Masih Mendikte

TARAKAN, KOMPAS.com — Masih banyak guru yang belum bisa membuat Rencana Pengembangan Pembelajaran (RPP) untuk menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang menjadi pedoman mengajarnya.

Demikian diungkapkan pemerhati pendidikan, Anita Lie, yang menjadi fasilitator dalam Lokakarya Pengembangan Profesionalisme Guru dan Kepala Sekolah Angkatan V-Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh Tanoto Foundation di Tarakan, Kalimantan Timur, Selasa (15/12/2009).

Pembatalan UN Campuran Bukti Ketidakseriusan Pemerintah

JAKARTA, KOMPAS.com - Di satu sisi, pembatalan tersebut dianggap melegakan, karena menurut para guru, UN silang atau campuran itu cenderung malah membuat beban siswa bertambah.

Di sisi lain, keputusan ini perlu ditindaklanjuti dengan cepat agar semakin tidak membingungkan, mengingat UN akan tetap berjalan tanpa mereka diketahui seperti apa bentuknya.

"Ini bukti ketidakseriusan pemerintah mengurus UN. Terus terang, sebagai pelaksana kita sempat terganggu juga ketika kebijakan UN silang ini akan dilaksanakan," ujar Romo Y. Alis Windu Prasetya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Kolese Gonzaga, Selasa (8/12), di Jakarta.


10 Siswa SMP Berbagi Inovasi ke Taiwan

JAKARTA, KOMPAS.com — Agar bisa berbagi pengalaman dengan para anggota jejaring Connecting Classrooms dari Inggris, Jepang, Korea, Malaysia, Thailand, serta Vietnam, British Council Indonesia akan mengirimkan utusan Indonesia mengikuti Connecting Classrooms International Expo 2009 yang berlangsung di Taiwan.

Wakil dari Indonesia tersebut terdiri dari 10 siswa, 6 guru, 1 kepala SMP, serta 4 staf senior dari Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Tim akan mengikuti kegiatan tersebut pada 25-29 November 2009.


Sertifikasi Guru Tidak Tepat Sasaran
SOLO, KOMPAS.com - Sertifikasi guru yang bertujuan meningkatkan kompetensi sekaligus kesejahteraan guru ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Guru yang telah lolos sertifikasi ternyata tidak menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan.

”Dari kajian yang dilakukan, ternyata motivasi para guru mengikuti sertifikasi umumnya terkait aspek finansial, yaitu segera mendapat tunjangan profesi,” kata Prof Dr Baedhowi, MSi dalam pidato pengukuhan guru besar Manajemen Sumber Daya Manusia pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/11). Baedhowi adalah guru besar ke-188 di UNS Solo.
Guru di Indonesia Kebanyakan
News
JAKARTA--MI: Menurut Direktur Profesi Pendidik Departemen Pendidikan Nasional, Achmad Dasuki, di Jakarta, Kamis (29/10), jumlah guru yang ada saat ini sudah lebih dari cukup.

"Rasio guru dan siswa SMP saja saat ini sudah 1:15. Ini lebih besar dari rasio guru dan siswa di Jepang dan Korea yang hanya 1:20. Kalau ke-580 ribu guru honorer itu diangkat, rasionya bisa menjadi 1:10," katanya.
Login
Username

Password



Bukan anggota?
Klik disini untuk daftar.

Facebook
Random Photo
Pesan-pesan
Anda harus login dahulu.

Shock halo

pgy on3 .. Wink

kangen abis sama one

hyy oneee..... Wink

selamat berpuasa yaaaaaaaa Grin

Render time: 0.04 seconds 268,267 unique visits Top